Stop Flaunting Your Sexuality!

Setelah aku benar-benar came out di Twitter dan FB bahwa aku seorang Aseksual, linimasa-ku mulai penuh dengan hal-hal tentang Aseksualitas. Aku tau kalau mungkin akan ada yang tidak suka dengan hal itu. Aku juga pernah meminta followers atau teman yang tidak suka dengan perubahan itu untuk meng-unfol atau unfriend akunku. Tapi tidak banyak yang melakukannya.

Hampir setiap hari aku menulis status ataupun meng-RT semua hal tentang Aseksualitas yang aku rasa ada hubungannya dengan diriku sendiri. Karena itu, mungkin ada yang merasa kalau aku terlalu memamerkan atau membanggakan orientasi seksualku. Padahal kan ada ucapan bahwa orientasi seksual seseorang tidak menunjukkan siapa diri mereka sebenarnya.

Aku sering mention ke berbagai akun dengan menyebutkan sesuatu tentang Aseksual. Pamer? Tidak sama sekali.
Aku sering melakukan hal itu karena aku ingin semakin banyak orang yang tau tentang Aseksualitas. Aku pikir dengan semakin sering orang mendengar tentang hal itu setidaknya mereka akan cukup penasaran untuk mencari tau apa itu Aseksual, dan tentu saja aku berharap mereka akan bisa mengerti dan menerima Aseksualitas sebagai bagian dari keberagaman orientasi seksual di Indonesia.

Lalu kenapa aku yang melakukannya? Memangnya aku bisa meminta tolong siapa lagi? Apa aku harus memaksa teman-teman Aseksual lainnya yang kebanyakan masih in the closet untuk terbuka tentang orientasi seksual mereka? Jangan sampai ada orang yang membuka orientasi seksualnya karena terpaksa.

“Ah kamu berlagak seperti pahlawan kesiangan. ”
Mungkin saja ada yang akan berpikir begitu padahal yang aku inginkan hanyalah untuk memiliki lebih banyak teman, baik dari sesama Aseksual yang walaupun masih tertutup tentang orientasi seksual mereka tapi tetap bisa menghubungiku lewat jalur pribadi. Dan juga teman dari Aseksual allies, baik itu dari komunitas LGBTI+ atau MOGAI (Marginalized Orientations Gender Alignments and Intersex) dan juga dari kaum heteroseksual.

Yah tapi niat sebaik apapun pasti akan ada yang tidak suka. Aku hanya seorang diri, tidak bisa dan tidak mau menghabiskan waktu membuat senang orang lain.

~yuu

Advertisements

4 thoughts on “Stop Flaunting Your Sexuality!

  1. Gw sih gak ngelihat lu pamer ya, guwe ngelihatnya lu mencoba menyuarakan tentang aseksualitas yang orang gak pernah dengar. Sekali lagi jangan lelah, tulis saja dari curhatan sampai yang berbagai pengetahuan.

    1. Kalau di blog mungkin ga terlalu ngaruh, yang aku maksud itu di twitter atau fb, mbak. Karena sejauh ini ga ada respon apa2 dari mereka.
      Makasih buat support-nya, mbak. Walau cuma kata2 seperti itu tapi sudah bisa membuatku jauh lebih semangat 🙂

      1. Di FB dulu aku sering kampanye soal kondom, bukan berarti aku kampanye seks bebas, tapi lebih ke raising awareness. Yang ngomongin ada aja, tapi yang nyari juga banyak. Intinya orang gak akan pernah puas nyela deh, apalagi kalau hidup kita dianggap lebih menarik. Jadi bablas aja, kalau mereka gak suka suruh unfriend aja. ‘temen-temen’ yang model begitu gak layak disimpan.

      2. Kalau di FB pas awal2 ada juga yang komen tapi sekarang sudah sepi. Mungkin aku diunfol mereka biar statusku ga masuk ke beranda.
        Kalau yang di twitter kebanyakan teman gay yang dulu kurasa sudah cukup dekat. Tapi sekarang sepi. Ada yang manage sebuah blog LGBT yang tadinya bilang mau memasukkan tulisanku di blog dia untuk meningkatkan Asexual awareness ternyata sekarang ga ada omongan apa2 lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s