Asexuals and Homosexuals

Apa itu Asexual? “

“Tapi emang selamanya bakal begitu? Maksudnya mungkin bisa diterapi biar sembuh? “

“Jangan patah semangat, pasti kamu bisa berubah nggak jadi Ace lagi. Asal berpikiran panjang dan mau usaha pasti bisa”

Mungkin kalau kata-kata tadi keluar dari mulut seorang yang str8 atau Heteroseksal, masih bisa dibilang ignorance. Tapi apa jadinya kalau yang mengatakannya adalah seorang Homoseksual?

Memang baru sedikit orang dalam orientasi apapun yang benar-benar mengerti apa itu Aseksual, tapi sampai seorang Homoseksual mengatakan hal-hal seperti itu bisa dibilang tidak pantas, menyepelekan atau bahkan penghinaan, baik terhadap mereka yang Aseksual dan juga yang berlindung di bawah payung LGBT+.

Berapa banyak anggota komunitas LGBT+ yang pernah mendengar kata-kata di awal postingan tadi? Berapa banyak yang terpaksa/dipaksa untuk menjalani terapi agar bisa ‘menjadi normal’? Berapa banyak juga yang terpaksa/dipaksa untuk menikah karena itu dianggap sebagai hal yang benar?

Bila seseorang yang pernah diberitahu bahwa apa yang mereka rasakan itu hanya sebuah fase, atau sesuatu yang salah dan harus diubah, lalu mereka mengatakan hal yang sama kepada orang lain itu bukannya bisa dibilang munafik? Atau malah pathetic?

Bukankah seharusnya mereka (Homoseksual) bisa lebih mengerti dan menerima Aseksual sebagai mana mereka ingin dimengerti dan diterima orang lain?
Apa pernah aku bertanya kenapa kalian jadi Homoseksual? Atau pernahkah aku menganjurkan untuk mengikuti terapi dan semacamnya?

Aku tidak mengatakan semua Homoseksual seperti itu. Ada juga yang belum benar-benar mengerti tentang Aseksual tapi cukup peduli untuk bertanya tanpa diawali dengan pertanyaan atau memberikan opini mereka tanpa diminta. Dan ada yang memilih untuk diam karena tidak menginginkan foot in mouth situation (or perhaps doesn’t care enough to even acknowledge me).

Aku tidak menginginkan kalian (Homoseksuals) untuk ikut memperjuangkan kasus para Aseksual yang ingin keberadaannya diakui. Aku hanya ingin agar kalian bisa sedikit mengerti bahwa Aseksuals itu tidak jauh berbeda dengan kalian. Dan bila suatu saat nanti kalian menjumpai sesuatu yang baru yang kalian tidak mengerti, cobalah untuk menutup mulut dan membuka lebar mata, telinga dan hati kalian. Karena satu kata saja bisa menjadi kunci untuk membahagiakan atau menghancurkan seseorang.

~yuu

Advertisements

2 thoughts on “Asexuals and Homosexuals

  1. Aku belum banyak tahu tentang aseksual dan dalam kondisi tak tahu biasanya aku lebih memilih diam dan menyerap sebanyak mungkin. Kalaupun tanya harus merangkai kata dengan tepat, daripada salah bikin orang sakit hati.

    Adakah referensi yang bisa direkomendasikan untuk dibaca?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s