Indonesian Asexual Community

Beberapa hari setelah #AceDay, ada seseorang yang mention ke akun twitter-ku. Ternyata dia juga Ace dan mengundangku untuk bergabung dengan komunitas Asexual Indonesia di FB. Tentu saja aku langsung mencoba link yang dia beri.

Dan ternyata memang ada komunitas Asexual untuk para Aces di Indonesia. Selama ini aku sudah jarang login di FB jadi tidak pernah mencari tau.

Grup ini adalah grup tertutup yang mempunyai 14 member sebelum aku bergabung. Kebanyakan berumur 20+ dan sudah cukup percaya diri dengan seksualitas mereka. Mungkin itu juga yang membuat grup itu seperti tempat berkumpul saja dan bukan tempat untuk mencari tau lebih banyak tentang Aseksualitas.

Yang membuatku sedikit kecewa, mungkin karena aku berharap saat bertemu dengan sesama Asexuals maka aku akan memiliki tempat untuk saling berbagi dan saling menguatkan.
Mungkin aku yang manja atau mungkin karena aku tidak pernah benar-benar punya seseorang yang mengerti jadi aku pikir I’ve found where I belong. Ternyata bukan.

Aku tau kalau hidup seseorang itu tidak hanya berputar di seksualitas mereka tapi tetap saja ada kekecewaan dan rasa iri yang tidak bisa aku tutupi. Rasa iri karena mungkin hanya aku saja yang tidak punya tempat untuk berbagi dan meminta nasihat. Semua dipendam sendiri. It’s exhausting.

Ingin rasanya bisa ada situs dan forum online untuk Asexuals di Indonesia. Mungkin aku tidak akan lagi merasa kesepian.

~yuu

Advertisements

2 thoughts on “Indonesian Asexual Community

  1. Hey, my name’s Sophie and I just found my orientation as asexual. It’s pretty new experience for me to accept what I am. Aku belajar klo aku asexual dari pengalaman pacaranku, he’s sweet guy and romantic. Cuma dia terlalu menuntut hubungan fisik yg selalu aku hindari, jujur aku orang e cuek dan gak pernah bilang sayang ke dia. Kami pun sering bertengkar cuma gara-gara aku yng gak respon ke setiap tindakannya. Bisa dibilang emang hubungan kita one-sided, aku cuma pengen dikatakan normal sama temen-temenku makanya aku mau nerima dia dan berharap ada rasa buat dia. Waktu aku nolak saat dia minta blowjob dengan alasan it’s disgusting, like why the hell would I to put that dirty stick in my mouth? Are you mad, I’m gonna cut that thing before it touch my lips. Sorry, bahkan kissing aja udh bikin aku disgusted and nausea.
    So.. we broke up and I don’t even feel hurt just disgusted with him and pity for his new girlfriend. He’s such a pervert you know. And that how I realized that I’m asexual, an aromantic one.

    1. Terima kasih sudah mampir dan selamat karena kamu sudah bisa tau orientasi seksualmu, but I’m sorry for your bad experience. Saya sendiri masih ga habis pikir kenapa seks dan romans itu diagungkan sekali dalam suatu hubungan personal, seolah perasaan dan ikatan yg lain tidak cukup pantas dijadikan pertimbangan apalagi diutamakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s