Kalau Bukan Aku, Siapa Lagi?

Akhir-akhir ini blog penuh dengan postingan tentang Asexuality. Mungkin kalian ada yang males atau malah nggak nyaman bacanya. Tapi blog ini satu-satunya tempat untukku mengorganisir, belajar, dan berbagi apa yang aku tau dan rasakan kepada orang-orang yang mau menerimanya.

Sampai saat ini, belum aku temukan satu blog pun yang dimiliki atau membahas tentang Aces di Indonesia. Belum ketemu aja. Aku tidak bermaksud sok tau tapi alangkah senangnya kalau setahun yang lalu aku bisa menemukan blog yang membahas Asexuality dalam bahasa Indonesia. Memang banyak blog-blog seperti AVEN yang ada dari dulu tapi kebanyakan berasal dari Amerika.

Bukan juga aku bermaksud sok pintar atau merasa istimewa karena sudah menulis tentang Asexuality di sini. Tapi kalau bukan aku (seorang Ace), siapa lagi (yang akan peduli)?

Banyak orang berfikir kalau Aces itu sama seperti orang-orang lainnya, hanya saja mereka tidak tertarik dengan sex. Dan dianggap tidak menghadapi diskriminasi or not being oppressed enough seperti layaknya homoseksual dan transsexual hingga komunitas LGBTIQA lebih senang mengartikan huruf A di singkatan mereka sebagai Ally, bukannya Asexual, Aromantic, Agender. Beberapa contoh diskriminasi terhadap Asexuals ada di The Asexuality Blog.

image

Bukan maksudku juga untuk menjejali pembaca dengan semua itu, semua yang ada di blog ini kuanggap sebagai pembelajaran untuk lebih mengenal dan memahami diriku sendiri. Dan apabila di tengah jalan ternyata ada yang merasa diberi manfaat oleh tulisanku? Alhamdulillah, ternyata aku/pengalamanku bisa berguna juga untuk orang lain.

~yuu

Advertisements

4 thoughts on “Kalau Bukan Aku, Siapa Lagi?

  1. Halo, kak. Salam kenal. Jujur saya senang menemukan blogmu karena saya juga seorang aseksual (baru tahu istilahnya dan mempelajari soal itu 2 tahun belakangan) dan saking invisiblenya aseksual ini, saya sampai merasa pesimis bisa ketemu orang lain yang seperti saya, apalagi di Indonesia, semua orientasi seksual kalo bukan straight pasti dianggap salah dan akan dihakimi massal 😦

    1. Salam kenal juga. Makasih ya udah mampir. Iya, aku juga ngerasa begitu. Sampai sekarang pun masih sedikit yang tau, apalagi yang paham tentang asexual. Semua sumber bacaan atau situs dan blog adanya yang dari luar. Makanya aku nulis di sini, walaupun masih acak aduk hehehe.
      Oia kalo boleh tanya, tau blog ini dari mana? Apa kamu di grup fb juga?

      1. (maaf baru bales kak ;A;)

        Owalah aku malah nggak tau kalau ada komunitas aseksual di FB, tapi aku nemu blog ini dari twitter kakak. yang mana twitter kakak aku nemu dari search karena aku emang suka iseng cari (walaupun lebih sering nemu bot, fakta biologi (?), dan hal-hal yang kontennya bukan yang aku maksud)

        Tentang blog mengenai aseksualitas (untuk Indonesia) kayaknya emang belum ada sejauh ini, bahkan kalau lurking di situs LGBT Indonesia sejauh ini jarang atau malah belum ada yang menyinggung soal aseksual ini sih

      2. Oh gitu. Kalo pas mampir di twitter, sapa aja 🙂
        Memang masih banyak yang ga tau dan ada juga yang seperti kurang ‘welcome’ (bisa dibaca di Asexuals and Homosexuals)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s