Aftermath of #AceDay

Seperti yang sudah kutulis di posting-an sebelumnya, tanggal 8 Mei kemarin diperingati sebagai #AceDay untuk pertama kalinya.
Aku kurang begitu paham bagaimana asal muasal hari itu bisa ditetapkan sebagai #AceDay, sesuatu tentang polling atau semacamnya, yang pasti aku tau dari Facebook page-nya AVEN yang meng-share postingan The Asexuality Blog di tumblr.

Aku cukup excited dan tidak sabar menunggu datangnya hari itu. Kenapa? Tentu saja karena pada hari itu aku bisa melihat dengan jelas orang-orang yang sama sepertiku merayakan dan sekaligus mengedukasi masyarakat luas bahwa aseksual itu nyata dan ada di antara kalian. Bahwa aseksual itu bisa dialami oleh siapapun, bukan orang-orang yang too ugly for sex. That we’re not broken, and the lack of sexual attraction didn’t make us into unhappy, sad, grim-faced persons.

Dan aku tidak kecewa.

Walaupun tidak bisa mencapai target menjadiTrending Topics di Twitter, mungkin karena perbedaan zona waktu, tapi acaranya tetap berlangsung dengan meriah. Wajah-wajah yang belum pernah kulihat sebelumnya berseliweran di linimasa. Orang-orang yang selama ini selalu menutupi orientasi seksualitas mereka beramai-ramai came out. Itu adalah pertama kalinya aku benar-benar merasa tidak sendiri sebagai seorang aseksual.

Ada satu hal yang membuatku sedikit down. Dari beratus atau beribu orang yang merayakan #AceDay tak ada satupun orang Indonesia yang kulihat. Aku merasa seperti spesies yang terancam dan tak dilindungi #lebay. Mereka punya alasan sendiri seperti yang akhirnya aku tau kemarin.

Setelah berpartisipasi di acara #AceDay aku fikir belum banyak orang Indonesia yang tau dan paham tentang aseksualitas. Dalam rangka meningkatkan awareness masyarakat aku mencoba mention beberapa selebtwit yang open minded dan punya beragam pengikut. Tapi hanya satu saja selebtwit yang meng-RT twit-ku. Lalu beberapa orang followersnya kembali meng-RT twit tersebut. Dan masuklah beberapa mention ke akunku.

Dari awal aku sadar kalau akan ada pertentangan, cibiran, ataupun pertanyaan yang memojokkan. Aku mencoba untuk berfikiran positif bahwa orang-orang itu hanya belum tau saja tentang aseksual. Kalau aku emosi maka tujuanku untuk memberi mereka pengertian tidak akan sampai.

“Amuba kali, aseksual”

“Maaf, boleh dishare latar belakangnya ‘memilih’ jadi ‘tidak biasa’?”

“Pernah punya pacar? Atau mengidolakan seseorang? Maaf, sudah pernah konsul ke psikologis? Ada trauma kah?”

“Itu kelainan mental turunan, bawa lahir, apa disebabkan pergaulan?”

Di atas itu beberapa mention ‘negatif’ yang masuk. Memang membuat sakit hati dan naik darah. Aku tidak salahkan ketidaktahuan mereka, hanya saja ada banyak cara bertanya tanpa berkesan menghakimi, memojokkan, ataupun sok tau. Lalu kenapa mereka tidak bisa menggunakannya? Berlindung dibalik kamu-yang-udah-ngasih-bahan-kamu-juga-yang-bertanggung-jawab-buat-menjawab-semua-pertanyaan-dengan-jelas-tanpa-emosi-layaknya-robot. Kemanakah sopan santun Indonesia yang selalu dielu-elukan selama ini? Apakah anonimitas yang diberikan oleh sosial media menjadikan mereka lupa ajaran orangtua mereka sejak kecil?

Tapi ada juga yang suportif, bertanya dengan sopan, dan bahkan menyelamati aku untuk #AceDay.

Setelah semua itu, aku rasa #AceDay kemarin lusa berhasil dengan sukses. Makin banyak orang-orang yang tau tentang aseksual. Makin banyak juga para aseksual yang makin nyaman dan percaya diri dengan seksualitas mereka. Dan para aseksual bisa saling menemukan satu sama lain setelah melihat #AceDay kemarin. Dan akupun ditemukan oleh anggota komunitas aseksual Indonesia. I’m not an endangered species anymore! Yay!!

~yuu

Advertisements

6 thoughts on “Aftermath of #AceDay

  1. AKu baru tau ttg identitas seksual ku pas legal marriage for homosexual di US beberapa bulan lalu karna ada yang membahas asexual juga do fb…kalau boleh tau komunitasnya apa? Berhubung aku gak aktif di twitter jadi ngelewatin moment aceday itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s